Kesehatan Kuliner

Manfaat dan Dampak Cokelat Untuk Kamu

Kamu senang cokelat? Kamu perlu tau manfaat dan dampak cokelat bagi tubuhmu lho. Yuk simak bareng kami disini!
Cokelat
Coklat

CariJawaban.id | Pasti kamu sudah sering mendengar kata cokelat, bukan? Nah kali ini kita akan membahas tentang manfaat dan dampak cokelat untuk kamu!

Pengenalan

Sejauh ini terdapat dua jenis cokelat yang dikenal secara umum, yaitu Cokelat Hitam dan Cokelat Susu.

Cokelat Hitam dianggap lebih sehat dibanding Cokelat Susu, karena kandungan antioksidannya lebih tinggi dan kandungan gula beserta lemaknya rendah. Kandungan Flavanol dalam Cokelat Hitam juga lebih banyak ditemukan dibandingkan Cokelat Susu.

Selain rasanya yang manis dan enak, coklat ternyata memiliki manfaat yang baik untuk kita, ketika dikonsumsi. Apa saja manfaatnya, yuk kita simak sebagai berikut :

Manfaat Cokelat

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa cokelat bermanfaat menghindari seseorang terkena penyakit jantung. Hal itu dikarenakan efek-efek yang bisa didapatkan dari cokelat terhadap kesehatan, antara lain:

  1. Menurunkan tekanan darah, tekanan darah sistolik naik 2 poin.
  2. Meningkatkan HDL (High Density Lipoprotein) yang juga dikenal sebagai kolesterol baik. Cokelat juga sekaligus dapat menurunkan LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat.
  3. Mencegah diabetes dengan memperbaiki resistensi insulin. Sedangkan untuk diabetes tipe 2, manfaat lainnya adalah meminimalkan komplikasi gula darah tinggi.
  4. Melancarkan aliran darah.
  5. Mengurangi sindrom kelelahan kronis dalam kegiatan sehari-hari.
  6. Bagi ibu hamil, coklat bemanfaat untuk mencegah kontraksi dini dan preeklamsia.

Dampak Cokelat

Nah setelah kita mengetahui beberapa manfaat cokelat bagi kita, kita juga perlu mengetahui dampak cokelat. Agar kita tidak mengkonsumsinya secara berlebih, dan kita bisa memaksimalkan manfaat cokelat tersebut.

Kenyataan pada sisi lain, konsumsi cokelat juga dipercaya dapat mendatangkan efek yang merugikan bagi tubuh seperti berikut :

  1. Memicu timbulnya jerawat, dan memperburuk jerawat yang sudah ada. Namun hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
  2. Menimbulkan ketagihan. Kokoa dalam cokelat mengandung kafein, yang dapat menimbulkan efek samping berupa rasa gugup, peningkatan frekuensi buang air kecil, detak jantung lebih cepat, alergi pada kulit, konstipasi, serta bisa menimbulkan migrain. Hal ini tentunya membuat cokelat tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Kesimpulan

Setelah kita mengetahui manfaat dan dampak cokelat bagi kita, beragam manfaat cokelat dapat dioptimalkan dengan cara konsumsi yang baik dan benar.

Jika kamu ingin mengambil manfaat cokelat untuk kesehatan, maka pilih bubuk kokoa tanpa pemanis yang dapat disajikan pada susu rendah lemak, bubur gandum, atau makanan dan minuman lain yang kamu konsumsi.

Satu sendok makan bubuk kokoa tanpa pemanis mengandung setidaknya 20 kalori, sekitar 0,5 gram lemak dan 1 gram serat. Kokoa jenis ini juga tidak mengandung lemak jenuh.

Berbeda dengan cokelat hitam, cokelat susu sama sekali tidak mengandung serat. Selain itu, cokelat susu mengandung kalori, lemak dan lemak jenuh lebih tinggi.

Untuk memperoleh beragam manfaat cokelat yang telah dipaparkan di atas, perhatikan label pada kemasan produk sebelum membelinya. Sebaiknya, hindari produk dengan banyak bahan tambahan serta pemanis yang berlebihan.

Namun jika kamu hanya ingin konsumsi kepuasan lidah saja, kamu bisa membeli cokelat yang kandungan pemanisnya sedikit atau tidak terlalu manis.

Sudah mulai membayangkan cokelat ada di lidahmu? Yuk segera beli cokelat pilihanmu. 🙂

Tinggalkan Balasan