Apakah kamu sudah disuntik Vaksin Corona?

KesehatanLeave a Comment on Apakah kamu sudah disuntik Vaksin Corona?

Apakah kamu sudah disuntik Vaksin Corona?

CariJawaban | Apakah kamu sudah disuntik Vaksin Corona? Jika belum, mari kita simak bersama tentang Vaksin Corona atau Vaksin Covid 19 yang terdapat di Indonesia.

Macam-macam Vaksin Corona

macam macam vaksin corona - covid 19

Terdapat beragam vaksin Covid 19 yang diciptakan di dunia, yang sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yaitu:

1. Pfizer

Negara asal: Amerika Serikat

Bahan dasar: mRNA

Suhu penyimpanan: -70oC

Klaim efektivitas: Efikasi sebesar 94–95%

Tahap uji klinis: Telah melewati uji klinis fase 3 dan mendapatkan Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari U.S. Food & Drug Administration (FDA)

Efek samping: Nyeri di lokasi penyuntikan, rasa lelah, sakit kepala, menggigil, nyeri sendi, dan demam

2. Sinovac

Negara asal: Cina

Bahan dasar: Virus yang dimatikan (inactivated virus)

Suhu penyimpanan: 2–8oC (suhu kulkas)

Klaim efektivitas: Efikasi sekitar 65,3% (di Indonesia)

Tahap uji klinis: Sudah melewati uji klinis fase 3 dan mendapatkan Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari BPOM

Efek samping: Nyeri atau kemerahan di lokasi penyuntikan, nyeri otot, demam, dan sakit kepala

Alasan bisa dibawa ke Indonesia:

  • Penyimpanannya bisa menggunakan kulkas atau cool box, sehingga proses distribusi vaksin dan pelaksanaan vaksinasinya lebih mudah.
  • Vaksin Sinovac termasuk dalam 10 kandidat vaksin paling cepat dan menggunakan metode pembuatan yang sudah dikuasai oleh perusahaan lokal, seperti Bio Farma.

3. Moderna

Negara asal: Amerika Serikat

Bahan dasar: mRNA

Suhu penyimpanan: -20oC

Klaim efektivitas: Efikasi sebesar 94,5%

Tahap uji klinis: Telah melalui uji klinis fase 3 dan mendapatkan Izin Penggunaan Darurat (EAU) dari U.S. Food & Drug Administration (FDA)

Efek samping: Nyeri, bengkak dan kemerahan di lokasi penyuntikan, rasa lelah, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, demam, serta mual dan muntah

4. Oxford/AstraZeneca

Negara asal: Inggris

Bahan dasar: Viral vector

Suhu penyimpanan: 2–8oC (suhu kulkas)

Klaim efektivitas: Efikasi sebesar 62-75%

Tahap uji klinis: Telah melewati uji klinis fase 3 dan mendapatkan Izin Penggunaan Darurat dari Otoritas Inggris

5. Novavax

Negara asal: Amerika Serikat

Bahan dasar: Protein subunit

Suhu penyimpanan: 2–8oC (suhu kulkas)

Klaim efektivitas: 85–89%

Tahap uji klinis: Sudah selesai uji klinis fase 3 di Inggris, Meksiko, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan

Efek samping: Efek samping serius seperti reaksi alergi terhadap vaksin atau anafilaksis sangat jarang terjadi

6. Sinopharm

Negara asal: Cina

Bahan dasar: Virus yang dimatikan (inactivated virus)

Suhu penyimpanan: 2–8oC (suhu kulkas)

Klaim efektivitas: Efikasi sebesar 79,34%

Tahap uji klinis: Sudah melewati tahap uji klinis fase 3 dan mendapatkan izin penggunaan dari otoritas kesehatan di Cina

Efek samping: Umumnya bersifat ringan, seperti demam, nyeri dan bengkak di lokasi penyuntikan, serta sakit kepala

7. Merah Putih – BioFarma

BioFarma bekerja sama dengan Lembaga Biomolekuler Eijkman masih terus melakukan pengembangan dan penelitian terhadap vaksin COVID-19. Uji klinis terhadap vaksin ini rencananya akan dimulai sekitar bulan Juni 2021.

8. Sputnik V

Negara asal: Rusia

Bahan dasar: viral vector

Suhu penyimpanan: 2–8oC (suhu kulkas)

Klaim efektivitas: Efikasi 91,6%

Tahap uji klinis: Sudah melewati uji klinis fase 3

Efek samping: nyeri di tempat suntikan, flu, demam, sakit kepala, dan kelelahan.

Advertisements

Dengan beragam vaksin yang sudah disetujui, masih terdapat persyaratan yang harus dilalui bagi setiap orang yang akan mendapat vaksinasi.

Dikarenakan resiko yang diterima apabila tidak lulus persyaratan vaksinasi masih berbahaya, ada baiknya kita mengikuti persyaratan yang ada, jika ingin mendapat vaksinasi.

Advertisements

Persyaratan Mendapat Vaksinasi

vaksinasi covid 19

Berikut kami cantumkan persyaratan untuk kamu yang ingin mendapatkan vaksinasi:

  • Tidak pernah terkonfirmasi menderita COVID-19 atau sudah sembuh dari COVID-19 minimal 3 bulan
  • Suhu tubuh normal, tidak lebih dari 37,5oC
  • Tekanan darah di bawah 180/110 mmHg saat skrining sebelum vaksinasi
  • Tidak sedang hamil. Ibu menyusui masih diperbolehkan mendapatkan vaksinasi COVID-19
  • Penderita diabetes melitus dapat divaksinasi sepanjang tidak ada komplikasi akut
  • Orang dengan HIV bisa diberikan vaksinasi COVID-19 jika angka CD4-nya lebih dari 200
  • Penderita penyakit paru, seperti asma, PPOK, atau TBC, hanya dapat divaksinasi jika sudah terkontrol melalu pengobatan (penderita TBC boleh divaksinasi setelah mengonsumsi obat antituberkulosis secara teratur lebih dari 2 minggu)
  • Tidak mengalami gejala ISPA dalam 7 hari terakhir dan tidak memiliki kondisi medis tertentu, seperti alergi terhadap vaksin dan penyakit autoimun, seperti lupus, rheumatoid arthritis, atau penyakit Sjogren

informasi di lansir dari Alodokter


Temukan jawaban online menarik lainnya hanya di Cari Jawaban!

Tinggalkan Balasan

Back To Top